Tampilkan postingan dengan label Berita Penting. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Penting. Tampilkan semua postingan

Jumat, 11 Maret 2011

Doa untuk Jepang

JAKARTA, KOMPAS.com — Gempa bumi berkekuatan 8,9 skala richter disusul tsunami di kawasan utara Jepang, Jumat (11/3/2011), yang diperkirakan  memakan banyak korban jiwa dan kerusakan langsung menyita perhatian dunia.
Publik dunia langsung menyatakan belasungkawa dan ikut merasakan kepedihan yang dirasakan warga Jepang korban bencana gempa bumi dan tsunami lewat #PrayForJapan.       Sejumlah artis Tanah Air, lewat akun Twitter-nya, langsung menyatakan keprihatinan yang mendalam. Sebagian mereka menyaksikan drama bencana tersebut lewat  televisi.
Penyataan simpatik disampaikan Agnes Monica lewat akun Twitternya,  @ agnezmo: "Praise the Lord for everything!"
"Let's pray for our brothers and sisters in Japan.. #PrayForJapan"   tulis penyanyi Vidi Aldiano.
"Let's pray for tetangga kita Japan tweeps :( "  tulis Wulan Guritno.
Seperti diberitakan kantor berita CNN, ribuan rumah di radius 150 km dari bibir pantai kawasan utara Jepang tersapu tsunami. Dalam liputan yang disiarkan secara live itu, banyak pemukiman yang habis tersapu tsunami. Banyak kendaraan yang tengah dikemudikan terjebak hingga tersapu tsunami. Belum diketahui berapa jumlah korban dalam peristiwa tersebut. Namun, diperkirakan bencana tsunami memakan banyak korban.
Hingga saat ini,  kantor berita Kyodo melaporkan baru satu orang yang dilaporkan meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.  
"It's terrible watching it. I'm so sad," tulis @SophiaLatjuba  
Penulis: Eko Hendrawan Sofyan
Editor: Eko Hendrawan Sofyan

Delapan Orang Tewas

KOMPAS.com — Hingga Jumat (11/3/2011) pukul 15.30 WIB, ada delapan orang tewas lantaran gempa dan tsunami yang melanda kawasan pantai timur Pulau Honshu, Jepang. Gempa berkekuatan 8,9 skala Richter itu kali pertama terjadi Jumat siang pukul 2:46:23 waktu Tokyo atau 12:46:23 waktu Jakarta.
Catatan AFP menunjukkan korban tewas tercatat di Tokyo. Salah seorang korban tewas adalah pria berusia 67 tahun. Selain itu, juga tercatat seorang perempuan tua tewas. Kedunya tertimpa atap yang runtuh saat rumah mereka di Prefektorat Ibaraki, sebelah timur laut Tokyo, dilanda gempa tersebut.
Menurut catatan laman earthquake.usgs.gov, pusat gempa ada di laut pada posisi 38,322° Lintang Utara (N) dan 142,369° Bujur Timur (E). Kedalaman gempa 24,4 kilometer atau 15,2 mil. Pusat gempa berjarak 373 kilometer atau 231 mil sebelah timur laut Tokyo.  
Penulis: Josephus Primus 
Editor: Josephus Primus






http://otomotif.kompas.com/read/2011/03/11/15450778/Delapan.Orang.Tewas

Tsunami Capai Indonesia Pukul 18.30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana Andi Arief mengimbau agar masyarakat Indonesia, khususnya yang berada di wilayah Timur, seperti Papua, Sulawesi, dan Maluku, menghindari pantai. Hal ini sebagai antisipasi kemungkinan adanya imbas gempa bumi berkekuatan 8,9 skala Richter yang melanda bagian utara Jepang.
Andi mengatakan, tsunami diperkirakan mencapai wilayah Indonesia sekitar pukul 18.30 WIB atau pukul 20.30 Waktu Indonesia Timur. ”Kami sudah berkoordinasi dengan tim ahli  untuk melakukan peringatan dan pencegahan dini,” kata Andi kepada para wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (11/3/2011).
Sebelumnya diwartakan, grafis yang dikeluarkan National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) menunjukkan perkiraan waktu tsunami bisa mencapai kawasan pantai di negara-negara tetangga menuju Filipina hingga Indonesia serta kawasan Pantai Barat Pasifik.
Pemerintah Amerika Serikat telah menerbitkan peringatan siaga tsunami untuk wilayah Pantai Barat Pasifik dan Hawaii. Tsunami diramalkan terjadi sekitar pukul 02.45 waktu setempat di kawasan Hawaii, sementara di Pantai Barat akan terjadi pukul 07.45 waktu setempat.
Tsunami dipicu oleh gempa dahsyat berkekuatan 8,9 yang menghantam timur laut Jepang, Jumat siang. Badan Survei Geologi AS (USGS) sebelumnya menyatakan bahwa gempa tersebut berkekuatan 7,9 skala Richter dan berpusat di kedalaman 24,3 km sekitar 130 km di sebelah timur Sendai, di pulau utama Honshu. Namun, badan itu kemudian menyatakan bahwa gempa berkekuatan 8,9 skala Richter
Penulis: Hindra Liu
Editor: Tri Wahono

Pabrik Toyota, Honda dan Nissan Rusak

TOKYO, KOMPAS.com - Gempa yang memicu Tsunami melanda Sendai, Jepang Timur membuat tiga produsen otomotif,  yakni Toyota Motor Corporation (TMC), Honda Motor Company (HMC) dan Nissan Motor Company (NMC) terkena dampak. Seluruh kegiatan produksi di ketiga produsen tersebut terpaksa berhenti total.
Juru bicara TMC, seperti dilansir bloomberg, hari ini (11/3) mengatakan, seluruh kegiatan produksi Toyota dihentikan di Miyagi Prefecture, terhitung hari ini. Kapasitas pabrik ini mencapai 120.000 unit per tahun dan Toyota tengah memproduksi hatchback Yaris. Kondisi ini, membuat TMC langsung menghentikan aktivitas ekspor Yaris, Scion Xb dan Scion XD ke Amerika Serikat.
Toyota terus mengevakuasi pekerjanya di pabrik yang terkena dampak gempa bumi, termasuk  perusahaan mitranya Kanto Auto Works Limited dan Central Motors Company. "Sampai kini situasi masih bergejolak dan kami masih mengumpulkan informasi terkini," jelas Dion Corbett, seperti dilansir autonews, hari ini.
Selain TMC, beberapa pemasok komponen otomotif termasuk Toyota Boshoku Corporation dan Denso Corporation-produsen komponen otomotif terbesar di Jepang-juga malakukan hal sama. Goro Kanemasu, juru bicara Denso Corporation di Jepang mengatakan, pabrik yang masih dalam proses pembangunan di sebelah selatan Miyagi, rusak. Tapi, menurut Goro, seluruh karyawan pabrik telah berhasil diungsikan ke lokasi yang aman.
Sementara itu dilaporkan seorang pria dan wanita, karyawan HMC tewas di pabrik Tochigi, wilayah Kanto, dekat Utsunomiya. Aktivitas pabrik dihentikan di mana Honda memproduksi baterai untuk mobil hibrida dan pusat penelitian dan pengembangan. Sedangkan Nissan Motor Company masih mengumpulkan data kerusakkan yang terjadi.

Djoko Suyanto: Evakuasi Warga Potensi Tsunami Diserahkan ke Pemda

Jakarta - Pemerintah pusat menyerahkan evakuasi warga yang menetap di wilayah yang diprediksi berpotensi tsunami ke pemerintah daerah. Pemberitahuan ini berlaku dari Maluku Utara hingga Papua.

"Kita sudah sampaikan ke jajaran pemda khususnya ke daerah yang masuk ke Indonesia Utara. Mulai dari Maluku Utara sampai Papua," ujar Menko Polhukam Djoko Suyanto kepada wartawan di Istana Negara, Jl Medan Merdeka Utara, Jumat (11/3/2011).

Menurut Djoko, BNPB, Kementerian Dalam Negeri sudah memberikan peringatan agar mereka waspada terhadap tsunami yang akan tiba sekitar pukul 18.00 WIB. 

Djoko menambahkan, jaringan BMKG juga sudah tersambung dengan Jepang. Sehingga dalam waktu 2-3 detik sudah bisa diantisipasi di Indonesia.

"Proses evakuasi action pemda," katanya.

Jepang dihantam tsunami setinggi 4 meter hingga 10 meter setelah sebelumnya digoyang gempa berkekuatan 8,9. Sekitar 8 orang dikabarkan tewas.

(nik/nrl


http://www.detiknews.com/read/2011/03/11/164411/1589744/10/djoko-suyanto-evakuasi-warga-potensi-tsunami-diserahkan-ke-pemda?nd992203605

4 Juta Gedung Mati Lampu, Tokyo Gelap Gulita

Jakarta - Sekitar empat juta gedung di Tokyo dan sekitarnya mengalami mati listrik. Suasana kota yang biasanya gemerlap itu kini gelap gulita.

"Menurut NHK Jepang, lebih dari empat juta gedung di Tokyo dan sekitarnya kehilangan daya setelah gempa dahsyat yang mengguncang," demikian dilansir The Age, Jumat (11/3/2011).

Selain listrik, infrastruktur yang terganggu adalah telekomunkasi dan transportasi. Komunikasi melalui telepon baik kabel maupun seluler sangat sulit dilakukan.

Operasional kereta super cepat Shinkansen juga dihentikan akibat gempa berkekuatan 8,9 yang sempat membuat warga Jepang panik itu. Kerusakan diperparah akibat tsunami 4-10 meter yang menerjang di sejumlah wilayah di negeri kepulauan itu.

Kondisi kota Tokyo saat ini juga kacau karena gedung-gedung di sejumlah area mengalami kerusakan yang cukup parah setelah diguncang gempa sangat dahsyat.

Gempa diikuti tsunami telah membuat kota-kota di Jepang luluh lantak. Api dengan ketinggian sekitar delapan kaki menerjang ruman-rumah, pabrik-pabrik, dan gedung-gedung di negara tersebut.

Negara-negara di laut Pasifik telah mengeluarkan peringatan tsunami menyusul gempa dahsyat di Jepang. Tsunami diperkirakan mencapai Indonesia bagian timur pada pukul 18.30 WIB dengan ketinggian maksimal 1,5 meter.

(ken/nrl)


http://www.detiknews.com/read/2011/03/11/165643/1589754/10/4-juta-gedung-mati-lampu-tokyo-gelap-gulita?nd992203605

PM Jepang: Lakukan Apa Saja untuk Membantu Perkecil Kerusakan!

Jakarta - Respons pemerintah Jepang dalam menghadapi gempa dan tsunami sangat sigap. Perdana Menteri Jepang Naoto Kan membentuk tim tanggap darurat gempa untuk membantu para korban.

"Kami akan membantu warga untuk memperkecil kerusakan," kata Naoto dalam jumpa pers yang digelar di Tokyo, Jumat (11/3/2011). Naoto meminta tim cepat bekerja untuk memperkecil kerusakan.

"Kami minta cepat bekerja dan lakukan apa saja yang memungkinkan untuk memperkecil kerusakan," kata Naoto seperti dilansir The Age.

Sebelum gempa dahsyat berkekuatan 8,9 skala richter (SR) hari ini, Jepang telah diguncang gempa dengan kekuatan besar beberapa hari terakhir ini. Termasuk gempa berkekuatan 7,3 SR pada Rabu lalu.

Saat ini kondisi sebagian wilayah Jepang rusak akibat gempa dan tsunami. Infrastruktur di negara maju itu rusak berat termasuk listrik, jaringan komunikasi dan transportasi.

Sementara itu di Tokyo saat ini juga kacau karena gedung-gedung di sejumlah area mengalami kerusakan yang cukup parah setelah diguncang gempa sangat dahsyat. 4 juta gedung mati lampu sehingga kota yang sebelumnya selalu gemerlap itu kini gelap gulita.

Gempa diikuti tsunami telah membuat kota-kota di Jepang luluh lantak. Api dengan ketinggian sekitar delapan kaki menerjang ruman-rumah, pabrik-pabrik, dan gedung-gedung di negara tersebut.

Negara-negara di laut Pasifik telah mengeluarkan peringatan tsunami menyusul gempa dahsyat di Jepang. Tsunami diperkirakan mencapai Indonesia bagian timur pada pukul 18.30 WIB dengan ketinggian tak lebih 1 meter.

(ken/nrl)


http://www.detiknews.com/read/2011/03/11/171423/1589780/10/pm-jepang-lakukan-apa-saja-untuk-membantu-perkecil-kerusakan?9911022

Warga Halmahera naik Gunung

Maluku - Gempa di Jepang ditengarai akan merembet ke Indonesia, khususnya wilayah Sulut, Malut dan Papua. Imbasnya, kini masyarakat Malut yang berada di tepi pantai beramai-ramai naik ke gunung.

Pemberitaan media televisi soal merembetnya gempa di Jepang sampai ke Maluku, membuat masyarakat panik. Kini sebagian masyarakat Kecamatan Bacan, Halmahera, Provinsi Maluku Utara mulai meninggalkan rumah mereka yang berada di tepi pantai.

"Tayangan televisi tentang gempa di Jepang dan dikaitkan ke Maluku membuat sebagian warga ketakutan. Apa lagi sebagian besar wilayah di Maluku Utara ini masyarakat umumnya hidup di pinggir pantai," kata Ahmad, warga setempat dalam perbincangan dengan detikcom, Jumat (11/03/2011).

Menurut dia, warga yang mengetahui kondisi gempa dan tsunami di Jepang serta disebut akan merembet ke Maluku, membuat mereka meninggalkan rumahnya. Masyarakat saat ini berduyun-duyun menaiki gunung di daerahnya masing-masing.

"Warga di tempat kita ini memang trauma soal gempa. Sehingga kabar gempa di Jepang akan merembet di tempat kita, begitu cepat menyebar. Saya melihat banyak warga sekarang ini lari ke gunung membawa keluarganya," sambung Ahmad.

Namun demikian, sebagian warga masih ada yang santai tidak terlalu menanggapi soal gempa dan tsunami tersebut. "Ada yang panik, ada juga yang tetap santai. Tapi umumnya, kita semua di sini merasa khawatir tentang hal itu," ucap dia.

Badan Metereologi Klimatologi dan Geologi (BMKG) memperbarui data wilayah Indonesia yang terkena imbas gempa di Jepang. Sejumlah kawasan di Indonesia Timur diperkirakan akan terkena tsunami kecil setinggi 1 meter.

"Tsunami akibat gempa Jepang Magnitude 8.9 SR, diperkirakan tiba di Sulawesi Utara, Maluku Utara, Papua, 18:35 WIB atau 19:35 Wita atau 20:35 WIT," tulis BMKG dalam akun twitter @infoBMKG, Jumat (11/3/2011).

Jumat sore ini, gelombang 1 meter telah masuk ke Kabupaten Morotai, Maluku Utara. Belum diketahui apakah gelombang itu terkait dengan tsunami di Jepang.

(cha/vit)


Detik.com

Gempa Tokyo

JAKARTA, KOMPAS.com — Sejumlah foto detik-detik terjadinya tsunami di pantai timur Jepang disiarkan melalui jaringan kantor berita. Foto diambil dari rekaman video langsung kru stasiun televisi NHK.
Tsunami dipicu oleh gempa dahsyat berkekuatan 8,9 SR yang menghantam timur laut Jepang, Jumat siang. Asap hitam juga membubung dari kawasan industri di daerah Yokohama Isogo. Tayangan televisi menunjukkan bahwa perahu, mobil, dan truk hanyut disapu tsunami. Sebuah jembatan, lokasinya tidak diketahui, tampak runtuh ke dalam air.
Badan Survei Geologi AS (USGS) sebelumnya menyatakan bahwa gempa tersebut berkekuatan 7,9 SR dan berpusat di kedalaman 24,3 km sekitar 130 km di sebelah timur Sendai di pulau utama Honshu. Namun, USGS kemudian menyatakan bahwa gempa berkekuatan 8,9 SR.